Karena pentingnya peran masyarakat untuk penguatan ekosistem perfilman Indonesia, maka pada 2 Desember 2023, Dosen Fakultas Industri Kreatif, Universitas Telkom, Dyah Ayu Wiwid Sintowoko, S.Sn., M.A. melakukan transfer edukasi bersama Ruang Film & Experimental. Upaya ini tidak lain adalah untuk mendorong kemajuan perfilman Indonesia dari grassroots-level. Ruang Film & Experimental sebagai komunitas baru film Indonesia yang digagas sebagai laboratorium ruang kritik film, ekspresi dan aktualisasi diri menjadi medianya berbagi ilmu. Salah satunya dengan Pengabdian Masyarakat. Adapun peserta bersifat umum, dan terdiri dari praktisi film muda dari Sulawesi, pengajar film SMK dari SMK N 1 Klaten, pelajar di Bandung dan asosiasi Film (KAFEIN). Harapannya, dari Pengabdian Masyarakat kali ini (khususnya membaca film) dapat mengedukasi masyarakat dalam ‘membaca’ fenomena dan ‘isi’ film itu sendiri. Mengingat, ‘isi’ sebuah film secara kontekstual mencerminkan beragam isu seperti sosial, politik, ekonomi dan budaya. Dikarenakan masih tergolong baru, komunitas ini memerlukan bimbingan dan edukasi yang lebih matang agar mampu melahirkan kritikus-kritikus film kedepannya. Sesuai dengan Namanya, komunitas ini fokus terhadap film dan experimental, yang masih minim disorot di Indonesia. Pada akhirnya, Ruang Film & Experimental diniatkan untuk melihat perkembangan bahasa sinema secara kritis, terlepas dari terminologi “sinema industri” atau “sinema independen”. Melalui bantuan Abdimas ini, harapannya, Ruang Film & Experimental akan menghadirkan wacana kritis dalam melihat perkembangan sinema melalui program kuratorial, simposium, dan kuliah umum untuk menambah wawasan tentang perkembangan estetika sinema mutakhir sebagai bagian dari cara penulis untuk mendorong penguatan ekosistem perfilman Indonesia.
Category: Artikel


